Latest Posts

Ahok Yakin Diusung Mega, PDIP: Tak Ada Jaminan!

By 13.31.00



Ahok Yakin Diusung Mega, PDIP: Tak Ada Jaminan!Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yakin bakal diusung Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri ke Pilgub DKI. Namun bagi elite PDIP, tak ada jaminan Ahok bakal diusung parpol banteng moncong putih di Pilgub DKI.

"Nggak ada jaminan. Pak Ahok ada di klaster ketiga yakni tokoh yang kita lihat ada di dinamika dukungan masyarakat, bukan jalur kader dan tokoh yang mengikuti fit and proper test, tapi bukan wilayah absolut yang pasti kita dukung," kata Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira kepada wartawan, Minggu (24/7/2016).

Pilihan utama PDIP ada pada tokoh yang mengikuti penjaringan atau kader internal yang memang punya track record baik.

"Jadi klaster pertama itu klaster yang ikut dalam penyaringan di DPP yang sudah dikecurutkan jadi enam nama. Klaster kedua adalah kader partai yang tidak ikut penjaringan tapi partai punya catatan kinerja mereka. Di sini ada Bu Risma, Pak Djarot, juga nama lain yang didorong masyarakat," kata Andreas.

Masih ada syarat untuk memberi peluang Ahok diusung PDIP. Yakni harus maju lewat parpol, artinya Ahok harus meninggalkan Teman Ahok yang mengumpulkan sejuta dukungan KTP.

"Kalau Pak Ahok maju lewat jalur perseorangan silakan, tapi kita tidak akan mendukung calon perseorangan," kata Andreas.

Sebelumnya diberitakan Ahok yakin sekali akan diusung PDIP di Pilgub DKI 2017. "Kan dari dulu Bu Megawati memang mau usung saya, sudah oke," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (22/7/2016).

Menurut Ahok, yang jadi masalah kala itu adalah soal waktu. Ahok saat itu ingin memberi kesempatan dulu kepada Teman Ahok untuk mengumpulkan 1 juta KTP.

"Yang jadi enggak oke kan waktunya itu, Teman Ahok kan kita kasih dia waktu begini, sejuta (KTP) ya. Kalau enggak sejuta kita enggak bisa. Terus kan waktunya kan, PDIP butuh waktu, ya itu aja masalahnya," jelas Ahok.

Ahok menyadari, PDIP tak akan mendukung calon independen. Hal tersebut memang telah menjadi sistem di partai pemenang pada Pilkada DKI 2012 lalu mengusung Joko Widodo dan Ahok untuk memimpin DKI.

You Might Also Like

0 komentar