Latest Posts

PM Netanyahu Tegaskan Israel Berada di pihak Turki

By 12.42.00


YERUSALEM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memastikan bahwa upaya kudeta gagal yang terjadi di Turki tidak akan mempengaruhi proses rekonsliasi antara kedua negara. Proses rekonsiliasi ini merupakan bagian dari perbaikan hubungan diplomatik Turki dan Israel.

Setelah upaya penggulingan muncul, Kementerian Luar Negeri Israel menyuarakan dukungan bagi pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan.

"Kesepakatan rekonsiliasi antara Israel dan Turki akan dilaksanakan sesuai rencana, meskipun ada upaya kudeta di Turki," kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir TimeofIsrael pada Rabu (20/7).


Kemenlu Israel memperingatkan warganya agar tidak bepergian ke Turki setelah berita tentang upaya kudeta muncul pada Jumat ketika tentara Turki turun ke jalan dan tank mengepung parlemen.

"Israel menghormati proses demokrasi di Turki dan berharap untuk kelanjutan dari proses rekonsiliasi antara Turki dan Israel," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Emmanuel Nahason pada hari Sabtu.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada hari Minggu menunjukkan bahwa upaya rekonsiliasi dengan Ankara tidak akan tergelincir oleh kudeta militer gagal berdarah.

"Israel dan Turki menyetujui rekonsiliasi, dan kami menganggap bahwa proses ini akan terus terlepas dari peristiwa selama akhir pekan," kata Netanyahu pada awal sidang kabinet mingguan.

Israel menandatangani kesepakatan bulan lalu untuk memulihkan hubungan yang beku setelah serangan mematikan IDF di sebuah kapal Turki Gaza pada 2010.

Setelah melakukan negosiasi panjang selama enam tahun terakhir, Turki dan Israel akhirnya dikabarkan sepakat untuk memperbaiki hubungan diplomatik, setelah kedua negara menyepakati syarat yang diajukan oleh masing-masing negara.

Kesepakatan itu memberikan izin kepada Turki untuk memberikan bantuan ke Gaza di Palestina. Namun, Netanyahu menekankan bahwa blokade Israel terhadap wilayah itu akan tetap terjadi.

You Might Also Like

0 komentar